Carlyle Group salah satu perusahaan private equity ternama di dunia merencanakan untuk melepas saham ke publik melalui penawaran perdana saham atau initial public offering (IPO) pada tahun 2012 dengan estimasi nilai IPO USD 100 juta.
Manajemen Carlyle Group saat ini sedang memproses rencana IPO dengan mengajukan dokumen kepada U.S. Securities and Exchange Commission (SEC). Dalam dokumen yang diajukan kepada SEC tersebut, disebutkan bahwa perusahaan akan menggunakan dana IPO untuk melunasi utang dan untuk keperluan umum. SEC saat ini sedang meninjau dokumen arsip untuk memberikan persetujuan. Pada awalnya manajemen memiliki rencana IPO tahun 2011 ini tetapi karena perkembangan terkahir kondisi pasar yang melemah maka manajemen mengajukan penundaan sampai dengan tahun depan.
Carlyle Group, perusahaan private equity berbasis di Washington. Pada laporan tahunan 2010, Carlyle memiliki asset under management (AUM) lebih dari USD 150 miliar yang didiversifikasi kepada lebih dari 84 fund yang berbeda. Perusahaan memiliki lebih dari 1.300 partner investasi di 71 negara.
Perusahaan melaporkan pendapatan semester pertama tahun 2011 sebesar USD 2,07 miliar, naik tiga kali lipat dari tahun 2010 lalu. Laba bersih perusahaan tahun 2010 sebesar USD1,01 miliar, naik dari laba tahun 2009 sebesar USD 416 juta. Laba bersih per semester pertama tahun 2011 adalah USD 770 juta.
Carlyle dan Indonesia
Bisnis Carlyle ternyata sudah sampai di Indonesia hal itu disebabkan karena persaingan pasar yang ketat di Cina dan India sehingga mendorong perusahaan-perusahaan global untuk melakukan pembelian ke pasar berkembang (emerging market) yang tumbuh cepat di Asia Tenggara, dalam hal ini Indonesia.
Dari berita yang dirilis Reuters, Carlyle Group tertarik untuk membeli 25 persen saham di perusahaan Indonesia, Garuda Food sekitar USD 200 juta. Garuda Food menjual produk berupa makanan instan, kacang dan makanan ringan lainnya secara global dengan estimasi total nilai perusahaan di sekitar USD 800 juta.
Carlyle juga mengincar saham di unit hypermarket PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA.JK), perusahan ritel terbesar di Indonesia berdasarkan nilai pasar. Menurut rencana Carlyle dalam pembicaraan dengan Wal-Mart Stores Inc untuk menjadi mitra dalam rencana pembelian saham MPPA.
Berdasarkan peringkat perusahaan private equity tahun 2011 yang dikeluarkan oleh Euromoney, Carlyle menduduki peringkat sebagai perusahaan private equity terbesar ketiga di dunia, setelah TPG Capital dan Goldman Sachs. Terkait rencana IPO tahun 2012, Carlyle Group telah menunjuk JP Morgan, Citigroup dan Credit Suisse sebagai penjamin emisi efek atau underwriter. Dengan IPO, apakah Carlyle Group akan semakin agresif melakukan bisnis di Indonesia? Dengan IPO, apakah Carlyle akan kembali menduduki peringkat satu perusahaan private equity terbesar di dunia seperti tahun 2007?
Referensi:
Carlyle Group – Official Website
Reuters: Carlyle set to buy stake in Indonesia GarudaFood: sources
Carlyle Group Files for IPO - WSJ.com





