+ Reply to Thread
Results 1 to 3 of 3

Thread: Gossip Saham Sektor PROPERTI

  1. #1
    Analyst supergossip's Avatar
    Join Date
    Jan 2010
    Posts
    147
    Thanks
    0
    Thanked 4 Times in 3 Posts

    Default Gossip Saham Sektor PROPERTI

    21/07/2010 - PTPP Raih Kontrak Rp4,5 Triliun
    PT Pembangunan Perumahan (PTPP) mencatatkan Rp4,5 triliun yang terdiri dari carry over 2009 senilai Rp2,4 triliun dan kontrak baru sebesar Rp2,1 triliun.
    Perseroan menargetkan meraih kontrak dari sektor infrastruktur lebih besar dibandingkan kontrak gedung pada 2010. "Kami masih menunggu keputusan beberapa kontrak seperti kontrak Pelindo dan PLTU dengan
    nilai kontrak sebesar Rp4 triliun. Sebelumnya perseroan telah menjalin kerjasama investasi," ujar Direktur Utama PTPP, Musyanif dalam siaran pers, Selasa (20/7).
    Perseroan telah meraih kontrak baru mencapai Rp560 miliar. Kontrak-kontrak yang telah didapat antara lain pengerjaan konstruksi gedung yang berada di Jakarta seperti Apartemen Emerald, BMG Tower, City Center dan Menara 165. Selain itu, perseroan telah meraih pengerjaan dermaga atau pelabuhan sebanyak lima pelabuhan hingga Juni 2010. Total nilai pekerjaan mencapai Rp176 miliar.
    Sebelumnya, perseroan telah menyelesaikan proyek terminal peti kemas Palaran senilai Rp262,1 miliar. Proyek ini termasuk proyek percontohan dan dibangun dengan sistem konsorsium antara Pemerintah Kota Samarinda, PT Pelabuhan Indonesia IV (Pelindo IV) dan PT Pelabuhan Samudra Palaran.
    Seperti diketahui, dana hasil penawaran umum perdana saham sebesar Rp581,8 miliar telah dianggarkan perseroan untuk ekspansi dan mendorong pendapatan berkelanjutan melalui investasi. Dana sekitar 59% akan digunakan sebagai investasi dan 41% untuk tambahan modal.

    21/07/2010 - BSDE Catatkan Penjualan Rp1 Triliun
    PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mencatatkan penjualan sebesar Rp1 triliun per Juni 2010. Penjualan itu 80% sebagai kontribusi segmen resitential.
    Penjualan itu telah mencapai 50% dari target penjualan sebesar Rp2 triliun. Sekitar 80% dari penjualan disumbangkan oleh segmen resitential sebesar Rp800 miliar dan sisanya bersumber dari penjualan segmen
    komersial.
    "Proyek-proyek properti Bumi Serpong Damai masih menjadi pilihan para konsumen yang menghendaki hunian dengan konsep green properti," ujar Presiden Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk Harry Budi Hartanto dalam siaran pers, Rabu (21/7).
    Harry menambahkan, dengan rata-rata kenaikan harga tanah di BSDE sebesar 15% per tahun membuat produk Bumi Serpong Damai sebagai sarana investasi yang menarik. Perseroan akan meluncurkan dua sub-kluster terbaru yaitu Ultimo dan VerdantView. Masing-masing sub-cluster ini bagian dari Foresta dengan luas lahan 72 hektar dan The Icon dengan luas lahan 74 hektar.
    Perseroan menyiapkand ana sebesar Rp1 triliun untuk biaya pengembangan. Dan tersebut berasal dari dana internal. Terkait target kinerja keuangan perseroan pada 2010, Harry menuturkan, membaiknya daya beli masyarakat dan tingkat suku KPR yang relatif rendah akan menjadi faktor pendorong peningkatan penjualan produk di masa mendatang.
    Perseroan meraih laba bersih sebesar Rp81,94 miliar dan pendapatan sebesar Rp310 miliar pada kuartal pertama 2010.

    INILAH.COM
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook (0)

  2. #2
    Analyst supergossip's Avatar
    Join Date
    Jan 2010
    Posts
    147
    Thanks
    0
    Thanked 4 Times in 3 Posts

    Default

    gossip saham properti tambah joss neh kalo baca trit ini http://www.financeindonesia.org/show...ASRI-DILD-BKSL
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook (0)

  3. #3
    Analyst supergossip's Avatar
    Join Date
    Jan 2010
    Posts
    147
    Thanks
    0
    Thanked 4 Times in 3 Posts

    Default Gossip Saham BKSL

    PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) dikabarkan akan membeli saham PT Sentul City Tbk (BKSL).

    Berita ini sudah terdengar di pasar dan sejumlah broker dikabarkan akan mengakumulasi saham tersebut hingga ke harga Rp300 per saham.

    Minta investor untuk membeli saham ini juga disebabkan rencana investor Timur Tengah yang juga berencana untuk mengambil saham Perseroan serta rencana joint venture untuk pengembangan PT Bukit Jonggol Asri. Pada perdagangan kemarin, saham BKSL ditutup stagnan di Rp118 per saham.

    http://www.inilah.com/news/read/ekon...-menuju-rp300/
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook (0)

+ Reply to Thread

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
In Partnership with:
Asia Strategic Advisory